Mar 5, 2012
(daily) mulai berusaha :P
(INFO) Kim Yuna and Yunho U-Know
di sini yunho melakukan moon walk MJ dan para juri sangat "waw" dengan penampilan oppa satu ini.. gue juga pertama kali nonton ampe mulut nganga.. wkakak :P daebak
minho ikut berpartisipasi untuk membantu yunho.. wedeh.. ini juga daebak..
namun gak sampai di sini.. gue ama ginting malah mencari lebih tahu tentang kim yuna yang notabene sang pembuat acara KISS & CRY.. dan gue menemukan beberapa video yang sangat gue suka. cekidot.
(news)
kim yuna nyanyi sama taeyeon snsd
kim yuna dance hip hop..
wew kalo diihat dari beberapa video diatas, bisa gue bilang dia itu sangat berbakat. wew..
dia lahir di tahun 1990 dan sudah memulai karir di dunia skate dari umur 7 tahun. sejak itu pula kim yuna naik ke tingkat dunia dengan mengharumkan nama negaranya di dunia skating.. daebak.. sekarang julukan untuk kim yuna yaitu Queen Yuna..
melihat hal ini gue jadi termotivasi untuk bisa seperti dia.. mulai saat ini dia menjadi role model gue dalam menggapai cita-cita. hahahah XD
source: youtube
Mar 4, 2012
(Video) Kiss Note - Sandara Park and Shinee
Preview KISS NOTE
Kiss Note part 1 with JongHyun
Kiss Note part 2 with Key
-suka banget sama partnya key.. disini keynya ganteng.. hehehe.. mupeng dicium dheee.. heheheh :p-
Kiss Note part 3 with Taemin
-kacian abang taemin ciumannya dilupakan ama dara..hehehe.. mending nyium pipi aku aja.. *banyakmaunya*-
part 4 minho belum dipost sama etudenya.. akan di updatee.
source: etudeblog
Mar 1, 2012
BIG BANG 5th mini album - ALVIE









sapa yang gak tahu tentang grup satu ini? BIG BANG? pasti semuanya tahu.. so langsung aja dhee.. ini dia MV yang di keluarkan di mini album ini
gyeouri gago bomi chajaojyo urin sideulgo
그리움 속에 맘이 멍들었죠
geurium soge mami meongdeuleojyo
파란 눈물에 파 란 슬픔에 길들여져
(I’m singing my blues)
paran nunmure paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues)
뜬구름에 날려보
낸 사랑 oh oh
(I’m singing my blues) tteungureume nallyeobonaen sarang oh oh
gateun haneul dareun go neowana wiheomhanikka neoegeseo tteonajuneun geoya
님이란 글자에 점하나 비겁하지만 내가 못 나 숨는 거야
nimiran geuljae jeomhana bigeobhajiman naega mona sumneun geoya
잔인한 이별은 사랑의 末路(말로) 그 어 떤 말도 위로 될 수는 없다고
janinhan ibyeoreun sarangui mallo geu eotteon maldo wiro doel suneun eobdago
아마 내 인생의 마지막 멜로 막이 내려오네 요 이제
ama nae insaengui majimak mello magi naeryeooneyo ije
파랗게 물들어 시린 내 마음 눈을 감아 도 널 느낄 수 없잖아
parahge muldeureo sirin nae maeum nuneul gamado neol neukkil su eobjanha
gyeouri gago bomi chajaojyo urin sideulgo
그리움 속에 맘이 멍들었죠
geurium soge mami meongdeuleojyo
파란 눈물에 파 란 슬픔에 길들여져
(I’m singing my blues)
paran nunmure paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues)
뜬구름에 날려보
낸 사랑 oh oh
(I’m singing my blues) tteungureume nallyeobonaen sarang oh oh
simjangi meojeun geo man gata jeonjaengi kkeutnago geu gose eoreo buteun neowana
Trauma 이 눈물 마르 면 촉촉히 기억하리 내 사랑
nae meorissok saegyeojin
Trauma i nunmul mareumyeon chogchoghi gieoghari nae sarang
괴롭지도 외롭지도 않아 행복은 다 혼잣 말 그 이상에 복잡한 건 못 참아
goerobjido oerobjido anha haengbogeun da honjamal geu isange bogjabhan geon mot chama
대수롭지 아무렇지도 않아 별수없는 방 황 사람들은 왔다 간다
daesurobji amureohjido anha byeolsueobneun banghwang saramdeureun watda ganda
파랗게 물들어 시린 내 마음 너는 떠나 도 난 그대로 있잖아
parahge muldeuleo sirin nae maeum neoneun tteonado nan geudaero itjanha
gyeouri gago bomi chajaojyo urin sideulgo
그리움 속에 맘이 멍들었죠
geurium soge mami meongdeuleojyo
오늘도 파란 저 달빛아래에 나 홀로 잠이 들 겠죠
oneuldo paran jeo dalbicharaee na hollo jami deulgetjyo
꿈속에서도 난 그대를 찾아 헤매이며 이 노 래를 불러요
kkumsogeseodo nan geudaereul chaja hemaeimyeo i noraereul bulleoyo
파란 눈물에 파 란 슬픔에 길들여져
(I’m singing my blues)
paran nunmule paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues)
뜬구름에 날려보
낸 사랑 oh oh
(I’m singing my blues) tteungureume nallyeobonaen sarang oh oh
파란 눈물에 파 란 슬픔에 길들여져
(I’m singing my blues)
paran nunmule paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues)
뜬구름에 날려보
낸 사랑 oh oh
(I’m singing my blues) tteungureume nallyeobonaen sarang oh oh
And our hearts are bruised from longing
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues) The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
You and I are dangerous
I am leaving you
one letter difference from ‘nim’^
It’s cowardly but I’m hiding because I’m not good enough
Cruel breakup is like the end of the road of love
No words can comfort me Perhaps my lifetime’s last melodrama
Now its final curtain is coming down
And I have loved you to death
My cold heart that has been dyed blue
Even with my eyes closed, I can’t feel you
And our hearts are bruised from longing
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues) The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
You and I, frozen there, after a war
Trauma, that has been carved in my head Once these tears dry up, I will moistly remember my love
I’m neither painful nor lonely Happiness is all self-talk
I can’t stand something more complicated
It’s no big deal , I don’t care Inevitable wandering, people come and go
And I have loved you to death
My cold heart that has been dyed blue
Even if you have left, I’m still here
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues) The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
I will probably fall asleep alone
Even in my dreams, I look for you
And wander around while singing this song
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues) The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues) The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
Feb 29, 2012
(daily) kabisat dan new march

Feb 28, 2012
(Daily) 10000+4000.. makan atau gak ya?! ato ngutang?
Oke itu gak penting..
Hari ini gue menjalani hari dengan duit di dompet 10.000 rupiah dan di atm tidak ada duit. Di flash kosong dan di dompet yang biasa gue gunakan untuk naruh duit angkot pun hanya ada 4.000 rupiah.. What a day!
Di ajak ke sms membuat hasrat untuk makan muncul dimana gue sebenarnya gak lapar. Saat nemenin andreas dan caca makan di doner kebab itu pun gue gak laper. Tapi saat makan itu datang dan terkena scan mata gue, gue pun jadi pengen makan.. Tapiii *lagi* gue gak punya duit.
Yahhhh di tawarin untuk ngutang ke ndee dulu tapi kutu kupretnya, gue itu gak mengijinkan untuk ngutang. Ntahlah, gue sendiri bingung kenapa gue tidak berkata iya untuk meminjam uangnya dulu. Tapi ada baiknya juga gue bilang tidak karena gue jadi gak ada utang dhe ama ndee.. Wakakakakakaak.. Gak perlu ngutanglah untuk makan jika masi belum terlalu lapar.. Tahan sebisanya aja. Jika uda benar-benar gak bisa ditahan dan perlu makan, beli makanan yang sesuai dengan duit yang ada.. Wkwkwk..
Akhirnya duit yang ada gue belanjakan untuk membeli koran sebanyak 6 buah untuk mengerjakan tugas besok.
Eh, uda beli banyak koran sekarang gue malah tiduran, selimutan, nulis post blog. Korannya gue lempar begitu saja di lantai. Emang gue gak niat ngerjain, apalagi masuk besok.. Haaaaa..
Feb 24, 2012
letter for u. my bestfriend..
Ah gue baru inget kalo u tak mau dipanggil lek lagi. Sorry.. My habbit.
Gue ingin menjelaskan sesuatu.
Saat jalan ber3 kemaren dan maksud sms gue bukan untuk ngecuekin u atau bagaimana. Gue pun gak tahu apa yang u pikirkan saat u membaca sms gue. Gue berusaha untuk ngajak u ngomong.
Pertama saat kita ketemu gue merasa bahwa gue harus bilang halo sama u, namun yang kejadian gue malah teriak keras buat manggil nila. Uda gitu gue hanya tersenyum ngelihat u.
Saat dimobil u pun gue pengen ngajak u ngomong dengan berbicara soal jadwal semester gue yang gak banget dan dimana dosen yang ngajar gue pun gak banget, tapi melihat u hanya diem aja gue pun mengurungkan niat gue. Di saat u balikin novel gue pun, gue pengen ngajak ngomong tapi saat itu bukan waktu yang tepat karena u ngobrol ama giegie.
Saat sampe giegie nanya apakah gue mau nonton apa gak, u pun hanya diem aja.
Saat kita makan u mulai bertanya hal kecil sama gue, tapi saat itu gue merasa hal lain yaitu gue merasa ini canggung banget. Dan gue merasa gak nyaman dengan situasi saat itu. Gw akhirnya bbm ke lusi dan mengatakan apa yang sedang terjadi.
Tapi rasa canggung itu makin lama makin membuat gue semakin capek dan jadi memikirkan apa pun yang bisa gue pikirikan yang akhirnya gue mengeluarkan penrnyataan soal kelompok geek.
Mungkin kesalahan gue kenapa gue gak langsung ngomong aja gitu di depan tapi yang gue lakukan malah bbm giegi. Ntahlah, gue pun bingung.
Saat di bucks, u mulai bertanya soal talent u, gw pun menjawab seadanya. Dan abis itu diam saja. Dan pada saat itu gue berpikir yah biarlah itu menjadi momen.
Saat di XXI, u duduk dan gue malah nunggu giegie di depan toilet. Saat itu gue mau nyamperin itu, tapi tersadar jika gue nyamperin u apa yang harus gue bicarakan. Apakah hanya diem aja? Atau gue mulai berbicara akan suatu hal? Tapi hal apa? di otak gue berpikir keras untuk menemukan jawabannya tapi tak ada yang keluar dan gue mengurungkan niat gue untuk menghampiri u. I'm sorry..
Saat dimobil mau ke kampus, di situ gue ingin memulai percakapan, tapi keberanian gue ternya hanya segede biji kacang hijau. Gue hanya bisa memikirkannya tapi tidak gue keluarkan. Haaa poor me.
Di lorong function hall, saat gue berdua aja sama u pun hanya diam saja yang terjadi. Di saat itu gue memikirkan untuk ngajak u bicara apa.
Setelah itu gue merasakan bahwa gue bego banget menyianyiakan waktu.
Saat ini gue merasakan untuk bisa ngomong banyak sama u. Tapi saat gue berhadapn langsung dengan u tidak ada satu pun yang keluar. Betapa bodohnya gue tidak memanfaatkan waktu dengan baik.
Kadang gue merasa bahwa u gak mau gue ganggu. Kadang gue merasa u memperhatikan gue. Kadang gue merasa bahwa gue itu sangat annyoing.
Inget gak saat gue u sms gue bilang "tadi bilang butuh, eh pas di tanya malah bilang gak apa2. Bla bla bla" kalau u inget, bearti seharusnya u baca balesan gue.
setelah gue bales begitu u pun gak ngomong apa-apa lagi. U gak menanyakan apa-apa dan itu berlalu begitu saja. Sejak saat itu u tau gak, gue terpuruk kembali. Gue menyadari satu hal bahwa gue kehilangan satu sahabat yang biasa ada untuk gue dan yang akan memberi gue courage saat gue senang atau sedih. Gue kehilangan dia dan betapa bodohnya gue karena gue baru menyadarinya saat itu.
Saat itu pun gue mulai berjalan terseok-seok sampai gue kembali bertemu dan jalan bareng sama u kemaren itu. Gue senang bisa jalan, tapi ada satu hal yang paling gue takutkan yaitu gue takut akan sikap u.
Gue tahu mungkin gue ini orang yang sangat menggangu, namun gue masih mengharapkan satu hal yaitu hadirnya u sebagai seorang sahabat. U bisa aja tidak menganggap gue demikian namun di hati gue, u sudah gue anggap sahabat bahkan sodara.
Gue gak tau u menganggap gue apa selama ini..
Kejadian demi kejadian mungkin sudah menjawabnya. U pun sudah pernah menjawabnya.
Tapi jauh di lubuk hati gue pertanyaan itu tetap tertancap sangat erat.
Maukah u jadi sahabat gue lagi?
Mau gak u denger keluh-kesah gue lagi?
Mau gak u jadi teman yang bisa gue cari saat senang maupun sedih?
(daily) cry all day! g
Gue merasakannya sendiri. Hari ini, gue memulai hari dengan menangis. Menangis dari pagi hingga tengah hari dan bukan kukeluarkan dengan air mata namun hanya kupendam dalam hati. Ini membuat gue capek duluan untuk menjalani kegiatan hari ini.
Menahan air mata untuk di menetes itu sangat melelahkan apalagi jika ada dilingkungan rumah. Tidak bisa kubiarkan air mata ini menetes dan membuat orang disekitar gue khawatir.
Sisa hari gue lalui dengan menonton dan bermain bersama dedek gue agar bisa melupakan rasa sesak di dada. Membantu di awalnya tapi disaat di tinggal sendiri rasa sesak itu datang kembali.
Capek.
Selain itu aku seperti dikejar-kejar mimpi buruk. Aku tidak tahu mengapa ini terjadi?! Hanya bisa berserah.
Capek. Lahiriah dan badaniah. Luar dan dalem.
Tidak punya tempat untuk bersandar, untuk berbagi cerita. Tidak ada orang lagi yang bisa menghibur walau hanya leklek yang ada di otak gue untuk berbagi.
Gue terlalu cupu, cemen aka takut untuk memanggil dia dan mengajak dia untuk mendengarkan curhat gue. Apalagi setelah sms gue terakhir. Dan karena ini gue berpikir untuk membuat surat untuknya.
Kemungkinan untuk dia baca 0,1% tapi aku akan mencoba 0,1% ini.
Wish my luck for this..
HIM, my GOD
IA selalu menjagaku 24 jam dalam 7 hari.
untitled
Feb 20, 2012
direction
Aku berjalan kedepan tanpa tahu apa tujuanku. Berjalan tanpa arah layaknya anak ilang.
Kusadari jika aku seperti ini aku tidak bisa bertahan lama dengan kejamnya dunia luar. Aku pun akan cepat jatuh dan susah untuk bangkit kembali.
Aku tak punya fondasi yang kuat untuk berjalan menapakki kehidupanku kedepan.
Aku terlihat memandang kedepan, namun jauh disana aku hanyalah menerawang jauh, sangat jauh kedepan tanpa tujuan yang jelas.
Aku akan mudah kehilang arah jika tetap seperti ini. Aku akan mudah terpengaruh. Namun, aku pun tidak bisa berbuat banyak. Aku belum tahu apa yang sesungguhnya terjadi dan langkah apa yang bisa dan mungkin bisa kuambil lalu kujalani.
Semua terlihat putih.
Semua terlihat biasa saja.
Namun jauh di dalam sana aku bertabya-tanya.
Tak ada yang bisa menjawabnya selain diriku sendri.
Ya hanya diriku sendirilah yang bisa menjawabnya.
Suatu hal yang bodoh.
Besok merupakan hari pertama untuk semester baru. Seperti biasa aku berkata kepada diriku senidir untuk terus berusaha yang terbaik dan meraih nilai yang terbaik. Tapi kusadari seiring berjalannya waktu, aku kadang lupa dan walaupun aku ingat, aku malah tidak melakukannya dengan maksimal.
Semester ini aku harus bisa berjuang sekaligus bertahan. Ini semua demi masa depanku sendiri dan agar dapat membahagiakan kedua orangtuaku.
Aku harus semangat.
Yah hwaiting wahai diriku..